|
Delapan tahun kemudian, tepatnya tanggal 26 Maret 1969, CV Remaja Karya
mendirikan penerbitan CV Rosda sebagai anak perusahaannya. CV Rosda pada
awal usahanya menerbitkan buku-buku pelajaran dan buku bacaan SD, SLTP,
dan SMA. Seperti halnya Remaja Karya, tahun 1976 CV Rosda pun mendirikan
unit percetakan sendiri.
Pada tahun 1980, H. Rozali Usman, S.H. mendirikan penerbit baru, PT Rosda
Jayaputra, lengkap dengan percetakannya. Penerbit ini bertempat di Jalan
Kembang No. 4 Jakarta. Rosda Jayaputra khusus menerbitkan buku-buku taman
kanak-kanak, sekolah dasar, perpustakaan, teknik, manajemen, serta buku-buku
hasil kerja sama dengan lembaga lain.
Awal bergairahnya dunia penerbitan di Indonesia, memang membuat perusahaan-perusahaan
pimpinan Rozali Usman ini maju dengan pesat. Tahun 1984, CV Remaja Karya
telah memperkaya jenis terbitannya dengan buku ajar perguruan tinggi, novel,
dan buku agama Islam. Walaupun demikian, tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan
ini semakin besar, seiring dengan munculnya penerbit-penerbit baru yang
turut meramaikan khazanah industri perbukuan di Indonesia. Atas dorongan
pemikiran dan proyeksi masa mendatang, tahun 1990 CV Remaja Karya dan CV
Rosda digabungkan dengan nama baru PT Remaja Rosdakarya. Dengan demikian
saat itu tinggal dua perusahaan yang ada, PT Remaja Rosdakarya dan anak
perusahaannya, PT Rosda Jayaputra. PT Remaja Rosdakarya bergerak di bidang
usaha penerbitan dan percetakan. Sementara itu, PT Rosda Jayaputra hanya
berkecimpung di bidang penerbitan. Dua perusahaan ini bernaung di bawah
Kelompok Rosda dengan Direktur Utama H. Rozali Usman, S.H., Direktur Percetakan
Yanto Irfan Rozali, S.E., Direktur Pemasaran Drs. Aan Soenendar, Ak., dan
Direktur Penerbitan Zamzami, S.E. Dua perusahaan ini dalam kiprahnya maju
seiring dan saling menunjang. Sesuai dengan mottonya “Kami Bangga Menjadi
Mitra Baca Anda”, dua perusahaan ini memproduksi banyak jenis buku bermutu
untuk memenuhi kebutuhan pembaca di seluruh tanah air, bahkan mancanegara.
PT Remaja Rosdakarya mengalami perkembangan pada jenis produksi buku dan
usaha percetakan. Perkembangan ini dibuktikan dengan banyaknya jenis terbitan
dan penambahan sarana percetakan. Dengan demikian, sangat tepat pemberian
motto “Kami Mengutamakan Kualitas” untuk usaha percetakan. Sementara itu,
motto penerbitan “Kami Bangga Menjadi Mitra Baca Anda” dipandang kurang
mencerminkan produk lain, mengingat produk PT Remaja Rosdakarya itu meliputi
buku-buku khazanah keilmuan dan produk buku-buku keluarga, maka alangkah
tepatnya bila motto penerbit ditempatkan pada posisi sebenarnya dan pada
tahun 1996 diganti dengan motto “Khazanah Ilmu, Sahabat Keluarga”.
Pada perkembangan terakhir, di tengah situasi perekonomian dalam negeri
yang dilanda krisis moneter, dalam rangka efisiensi, terhitung tanggal 1
Januari 1998 telah dilakukan penggabungan usaha (merger) PT Rosda Jayaputra
ke dalam PT Remaja Rosdakarya. Dengan penggabungan ini diharapkan pengelolaan
PT Remaja Rosdakarya akan terfokus, efisien, sinergis, dan kuat struktur
permodalannya.
|